Peringatan HUT RI Ke-79: KKN 290 UNEJ Turut Memeriahkan Upacara di Desa Sumber Urip
28 Agustus 2024
170 kali
Desa Sumber Urip, Lumajang - Mahasiswa KKN UMD Kelompok 290 Universitas Jember
yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapang yaitu Bapak Muhammad Afiful Jauhani,
M.H., Sp.F.M yang beranggotakan sebanyak 12 mahasiswa diantaranya yaitu Rizaldy Andy
Wijaya, Firzanah Bilqis Aida, Lailatul Nur Azizah, Faisal Kevin Asti Purnomo, Icha Fahriza
Putri, Ika Putri Wahyuningtyas, Hellen Maretha Ariefianto Putri, Suhartatin, Priskila
Haryuningtyas Ngantung, Zakiyah Maulidatul Hasanah, Intan Pramestinasari, dan juga Echa
Amalia Putri berkumpul dalam suasana penuh semangat dan kebanggaan untuk mengikuti
kegiatan upacara dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke-79.
Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia
berlangsung khidmat di Lapangan Rekesan, Desa Sumber Urip pada pukul 08.00 WIB. Acara
ini dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, tokoh masyarakat, aparat
pemerintahan, hingga warga umum yang berkumpul dengan penuh antusias. Suasana di
Lapangan Rekesan dipenuhi dengan semangat nasionalisme, terlihat dari kibaran bendera
Merah Putih di berbagai sudut lapangan dan bermacam-macam seragam yang dikenakan oleh
peserta upacara. Meskipun cuaca tidak bersahabat tidak menghalangi jalannya acara, prosesi
dimulai dengan pengibaran bendera oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)
setempat, diiringi lagu kebangsaan "Indonesia Raya" yang dinyanyikan oleh kelompok paduan
suara dimana ada 3 kelompok yaitu Mahasiswa KKN UNEJ, Mahasiswa KKN UGM, dan Ibu
Ibu Fatayat Nahdlatul Ulama. Tak lupa juga, seluruh elemen upacara ikut serta dalam
menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi oleh perwakilan masyarakat setempat,
yang dibuka meriah dengan adanya kembang api. Selanjutnya Bapak Abri (Kepala Desa
Sumber Urip) selaku inspektur upacara menyampaikan amanat “Pada hari yang bersejarah ini,
di mana kita memperingati hari kemerdekaan bangsa, mari kita sejenak merenung dan
bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita. Salah satu anugerah terbesar
yang kita miliki adalah potensi wisata yang luar biasa di desa kita. Wisata di desa kita
tidak bisa kita tolak, tetapi harus kita lestarikan dengan menjujung tinggi nilai nilai agama serta
, kearifan lokal harus tetap diutamakan
untuk menjadi desa wisata yang berkelanjutan.
Mari bersama-sama menjaga keindahan alam kita agar desa kita semakin maju dan sejahtera.”"
Upacara berakhir dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kesejahteraan bagi bangsa
Indonesia yang merdeka selama 79 tahun ini, serta harapan agar bangsa ini terus maju dan
sejahtera di masa yang akan datang. Selain itu, menyanyikan lagu lagu nasional oleh paduan
suara yang diikuti oleh seluruh elemen upacara.
Setelah kegiatan upacara kemerdekaan, Lapangan Rekesan semakin semarak dengan
penampilan kesenian tradisional Bantengan yang didatangkan langsung dari Kota Malang.
Aksi atraktif para seniman Bantengan ini berhasil memukau para penonton, menambah
kemeriahan perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sumber Urip.
Kembali